Jaelangkung permainan masa kecilku

Jaelangkung permainan masa kecilku

Jaelangkung permainan masa kecilku

kelihatannya memang menyeramkan namun itu terjadi mungkin sekarang sudah banyak film horor atau film misteri yang menggunakan judul jaelangkung. Tentu saja dapat mempengaruhi pikiran kita untuk takut kepada mahluk kasat mata atau alasan pemanggilan roh..

Oke lah, mungkin yang saya posting disini berbeda kali ya karena dulu waktu saya SD kami suka mainan jaelangkung di waktu istirahat ataupun pada waktu jam pelajaran tidak ada. Yah permainan yang kami mainkan cuma sekedar iseng saja mengenai cinta dan naksir g,gt. Antara temen cowok dan temen cewek.

caranya sangat mudah, namanya saja permainan masa kecil jadi gk begitu ribet. Yaitu:
ambil satu atau 2 buah sapu lidi. Kemudian bagi batang sapu lidi itu menjadi 4 bagian yang sama panjang. Kira - kira sama panjang ma jari tengah telunjuk kamu atau sesuka kamu aja.
Dan potong batang sapu lidi lagi sebanyak 2 bagian yang sama panjang. Kira - kira sama panjangnya jari jempol kamu atau juga terserah kamu.

Nah gampang bukan. Jaelangkung permainan masa kecilku sangat menyenangkan dan hiburan. Nah setelah itu pertemukan ujung dengan ujung dan sapu lidi yang panjangnya seperti jari jempol buat pegangan tangan yang di mainkan 2 pemain.

Dibawah Ini contoh posisi lidinya:


setelah itu kedua pemain tinggal baca mantaranya dech.. Nama teman bisa di ganti dan ini hanya contoh:
jaelangkung jaelangse disini ada pesta, pestanya kecil-kecilan. Pestanya yanto dan yanti.. Kalau cinta dekatkan kalau benci jauhkan

nah setelah membaca itu antara 3 - 5 detik, batang lidi itu akan bergerak. Dan andai kedua teman yang kita sebutkan namanya tadi saling mencintai, ujung - ujung batang sapu lidi itu akan jadi satu. Andai tidak cinta, tentu ujung sapu lidi akan bergerak menjauhi.

Demikian masa kecilku. Yang gembira walau nama jaelangkung sekarang di takuti. Menurut aku pribadi pergerakan batang atau boneka berasal dari tenaga dalam kita sendiri.. Lebih baik takut aja sama simbah kakung ya atau kakek.he..
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Advertiser